Sunday, 14 September 2008

Sehat dengan Jus

Mau Sehat, Minumlah Jus!


Pada buku Penyembuhan Alami dengan Jus, ahli gizi Prof. Dr. Nainggolan mengatakan bahwa zat-zat kebutuhan tubuh seperti protein, karbohidrat, lemak, mineral, vitamin, dan enzim, terdapat cukup banyak dalam buah-buahan, biji-bijian dan sayur.


Hanya saja, karena sayuran dan bahan-bahan itu dimasak, apalagi dengan suhu tinggi, maka zat-zat berkhasiat yang terdapat bisa berkurang kadarnya, bahkan lenyap. Kira-kira nutrien yang hilang pada bahan makanan yang dimasak 60-70 persen.

Sedangkan Dr. Norman Walker, dalam bukunya Fresh Vegetable and Fruits Juices, What’s Missing in Your Body mengatakan perlunya mengonsumsi makanan dalam bentuk seasli mungkin. Dengan kata lain, back to nature. Idealnya, makanan yang boleh dimasak hanya 30 persen saja, yaitu nasi, kentang, ubi, dan sebagainya. Sedangkan sisanya (70 persen) yang berupa biji, buah, sayur, harus dalam keadaan mentah.

Banyak makan sayur dan buah segar juga bisa memperpanjang usia. Sebaliknya, makanan yang dimasak matang akan memperpendek usia. Anda tak perlu takut makanan mentah akan mengganggu kesehatan. Asalkan kebersihannya dijaga, seperti dicuci terlebih dulu, rendam dan cuci kembali dengan air bersih sebelum dikonsumsi, maka Anda akan terhindar dari gangguan kesehatan.

Anda mungkin telah mengetahui keuntungan dari mengonsumsi buah dan sayuran segar. Persoalannya, Anda mungkin "eneg" jika harus memakannya dalam jumlah banyak. Sangat bisa dimengerti jika Anda kesulitan memakan sekantung wortel atau apel. Pasalnya, makanan dalam bentuk padat, masuk ke dalam tubuh melalui saluran pencernaan dan prosesnya memakan waktu berjam-jam, serta membutuhkan sistem pencernaan yang sehat.

Karena itu, solusinya adalah dengan membuat jus. Jus dapat masuk dan menyerap ke dalam aliran darah dengan sangat cepat, sehingga dapat membantu kerja pencernaan. Dengan mencairkan sekantung apel menjadi jus apel yang segar, tubuh akan menerima nutrisi yang super padat dan mudah diserap serta merasa kenyang. Ketika meminum jus buah dan sayuran, yang hilang hanyalah serat, namun zat-zat gizi lain yang masuk jauh lebih banyak. Jadi, mulai sekarang, rajinlah minum jus.

Enrich Your Life Now

Spiritual Enlightenment


A University Professor went to see an enlightened Master, to find out more about spiritual enlightenment.


As their meeting continued 'The Master' was pouring tea and continued to pour even though the cup was overflowing.


The Professor cried. "Enough! No more will go in!"


'The Master' replied "Like this cup you are full of your own opinions and speculations. How can I show you spiritual enligtenment unless you first empty your cup?"


Unkown Source

That's a great summary of spiritual enlightenment. It's not something that you find. You become enlightened when you discard aspects of your ego that block your connection with the divine.

Here is another relevant quote

In the pursuit of learning, every day something is acquired. In the pursuit of Tao, every day something is dropped.


Lao Tsu

The way to undo this block, is to work on two things.

1. Creating a still mind.

2. Clearing your emotional baggage

BuT to do these two things you need to understand many things.

1. What thoughts are and where they originate.

2. How you (the individual) think.

3. Why you think certain thoughts and not others.

4. How to correct your thought process.

5. What your emotions are.

6. How to feel your emotions.

7. How to render your emotions powerless.


In respect to spiritual enlightenment I have three solutions for you.

1. You can read all about it on this web site and give it a try yourself. Everything you need is here in one shape or another. It just takes a long time to piece it all together but it's free. (spiritual enlightenment - You can start here)


If you read the articles in the 'aymens articles section' you will be off to a flying start. There are countless other articles that either directly or indirectly address the subject.

2. You can purchase the 'Key To Life Manual' which explains what to do. Find out more here

3. You can be personally coached through the process by me. This is the best way to do it because you have an expert beside you to show you the way.


Cara Kita Bertindak


Beware of Garbage Trucks

by David J. Pollay

How often do you let other people’s nonsense change your mood? Do you let a bad driver, rude waiter, curt boss, or an insensitive employee ruin your day? Unless you’re the Terminator, you’re probably set back on your heels. However, the mark of your success is how quickly you can refocus on what’s important in your life.


Sixteen years ago I learned this lesson. And I learned it in the back of a New York City taxi cab. Here’s what happened.


I hopped in a taxi, and we took off for Grand Central Station. We were driving in the right lane when all of a sudden, a black

car jumped out of a parking space right in front of us. My taxi driver slammed on his brakes, the car skidded, the tires squealed, and at the very last moment our car stopped just one inch from the other car’s back-end.


I couldn’t believe it. But then I couldn’t believe what happened next. The driver of the other car, the guy who almost caused a big accident, whipped his head around and he started yelling bad words at us. How do I know? Ask any New Yorker, some words in New York come with a special face. And for emphasis, he threw in a one finger salute, as if his words were not enough.


But then here’s what really blew me away. My taxi driver just smiled and waved at the guy. And I mean, he was friendly. So, I said, “Why did you just do that!? This guy could have killed us!” And this is when my taxi driver told me what I now call, “The Law of the Garbage Truck™.”


Hesaid: Many people are like garbage trucks. They run around full of garbage, full of frustration, full of anger, and full of disappointment. As their garbage piles up, they look for a place to dump it. And if you let them, they’ll dump it on you.

So when someone wants to dump on you, don’t take it personally. Just smile, wave, wish them well, and move on. Believe me. You’ll be happier.


So I started thinking, how often do I let Garbage Trucks run right over me? And how often do I take their garbage and spread it to other people at work, at home, or on the street? It was then that I said, “I don’t want their garbage and I’m not going to spread it anymore.”


I began to see Garbage Trucks. Like in the movie “The Sixth Sense,” the little boy said, “I see Dead People.” Well now “I see Garbage Trucks.” I see the load they’re carrying. I see

them coming to dump it. And like my taxi driver, I don’t take it personally; I just smile, wave, wish them well, and I move on.


One of my favorite football players of all time is Walter Payton. Every day on the football field, after being tackled, he would jump up as quickly as he hit the ground. He never dwelled on a hit. Payton was ready to make the next play his best. Over the years the best players from around the world in every sport have played this way: Tiger Woods, Nadia Comaneci, Muhammad Ali, Bjorn Borg, Chris Evert, Michael Jordan, and Pele are just some of those players. And the most inspiring leaders have lived this way: Nelson Mandela, Mother Theresa, Ghandi, and Martin Luther King.


See, Roy Baumeister, a psychology researcher from Florida State University, found in his extensive research that you remember bad things more often than good things in your life. You store the

bad memories more easily, and you recall them more frequently.


So the odds are against you when a Garbage Truck comes your way. But when you follow The Law of the Garbage Truck™, you take back control of your life. You make room for the good by letting go of the bad.


The best leaders know that they have to be ready for their next meeting. The best sales people know that they have to be ready for their next client. And the best parents know that they have to be ready to welcome their children home from school with hugs and kisses, no matter how many garbage trucks they might have faced that day. All of us know that we have to be fully present, and at our best for the people we care about.


The bottom line is that successful people do not let Garbage Trucks take over their lives.

What about you? What would happen in your life, starting today, if you let more garbage trucks pass you by?


Saturday, 13 September 2008

Wisma Siloam, Nginap Gratis di Sendang Sono


Seorang awam Katolik menawarkan penginapan gratis di sebuah rumah yang dibangun di atas tanah miliknya untuk para peziarah Gua Maria Sendangsono di Yogyakarta.

"Yang membangun rumah ini betul-betul Bunda Maria. Tidak mungkin saya sendiri membangun dan membiayainya tanpa bantuan Bunda Maria," tegas Aloysius Agus Suparto, 62, seorang bekas sopir di Kolese Ignatius yang dikelola Serikat Yesus di Kotabaru, Yogyakarta.

Ia membutuhkan waktu sembilan tahun untuk membangun Wisma Siloam, jelasnya. "Dengan memohon bantuan Bunda Maria, saya mengumpulkan batu, membeli batu bata dan semen sedikit demi sedikit, dan mulai membangun jika tersedia bahan-bahan bangunan," katanya. Setelah selesai dibangun, lanjutnya, "saya ingin mempersembahkan rumah ini kepada Bunda Maria sebagai pemiliknya, dengan cara menyediakan rumah ini secara gratis bagi para peziarah yang ingin menemui Bunda Maria."

Rumah seluas 200 meter persegi dan berlantai dua itu memiliki dua ruang terbuka yang cukup luas. Di kedua ruang itu disediakan sejumlah tikar sebagai alas tidur bagi para peziarah. Juga terdapat dua kamar tertutup yang berisi tempat tidur dan kasur busa yang sederhana untuk pasangan suami-isteri. Rumah yang terletak 25 meter sebelah barat Gua Maria Sendangsono itu bisa menampung sekitar 80 orang.

Nama Sendangsono berarti "mata air yang mengalir di bawah pohon." Dari sinilah benih-benih iman Katolik mulai disebarkan 100 tahun lalu di Jawa. Pada 14 Desember 1904, Pastor Frans van Lith SJ memberkati mata air itu dan menggunakan air itu untuk membaptis 171 orang Jawa. Merekalah umat Katolik Jawa yang pertama.
Gua Maria Sendangsono dikelola oleh Paroki St. Maria Lourdes di Promasan, barat laut Yogyakarta.

Gua itu merupakan Gua Maria paling terkenal di tanah air.
Tanah tempat mata air yang digunakan oleh Pastor van Lith dan Gua Maria Sendangsono itu adalah milik keluarga Suparto. Salah seorang anggota keluarga itu adalah orang Katolik Jawa yang dibaptis pertama kali di sana. Keluarga itu memberikan sebidang tanah seluas 3.000 meter persegi kepada Gereja.

Rumah untuk para peziarah itu dibangun di dekat rumah Suparto, tempat kelahirannya. Di sana, ia menjual makanan, minuman, dan berbagai benda rohani.
Suparto menjelaskan bahwa ia membangun rumah itu karena merasa prihatin dengan para peziarah, khususnya orang tua, yang datang untuk berdoa kepada Bunda Maria.

Mereka sering berdoa hingga larut malam atau dini hari, kemudian tidur di tempat terbuka, katanya. Sekarang, jika udara di luar sangat dingin, mereka bisa "masuk ke rumah itu untuk melanjutkan doa mereka."
Berdoa dan berpuasa hingga larut malam merupakan bagian dari tradisi spiritual di Jawa. Warga desa, khususnya orang tua, menjalani matiraga selama hari-hari dalam kalender Jawa yang dianggap memiliki nilai spiritual untuk memperkuat diri mereka. Untuk melaksanakan tradisi yang mengakar dalam mistik Jawa ini, umat Katolik berdoa di sejumlah Gua Maria, termasuk Sendangsono.

Suparto mengatakan, ia tidak pernah berhenti bersyukur kepada Allah karena ia dilahirkan di dekat Gua Maria Sendangsono, "magnet" yang menarik banyak peziarah, bahkan dari manca negara.
"Kakek buyut saya adalah salah seorang dari 171 orang Katolik Jawa pertama yang dibaptis hampir 100 tahun lalu oleh Pastor van Lith. Saya merasa sangat bangga dan bersyukur, dan hal ini tidak bisa digantikan oleh apa pun juga," lanjutnya. Suparto menekankan bahwa rumah yang diberkati oleh Uskup Agung Semarang Mgr Ignatius Suharyo saat pembukaan Tahun Yubileum Agung 2000 itu bukan merupakan sebuah hotel atau losmen tapi memberikan penginapan gratis.

"Mengapa? Karena selama bertahun-tahun saya merasa dimanjakan oleh Tuhan," katanya.


"Kendati hanya bekerja sebagai seorang sopir, saya berjanji kalau sudah pensiun saya akan membangun rumah bagi orang-orang yang ingin menemukan sesuatu yang amat penting yang hilang dari hidup mereka, yakni iman."


Suparto menggunakan uang pesangon untuk membuka warung kecil yang menyediakan makanan, minuman, dan benda-benda rohani. Keuntungan hasil penjualan itu digunakan untuk membangun sebuah rumah bagi para peziarah. Beberapa peziarah memberi sejumlah uang untuk membayar "biaya listrik dan petugas kebersihan," katanya.
Ia mengutip Injil St. Yohanes tentang seorang buta yang disembuhkan oleh Yesus di Kolam Siloam.

"Saya berharap, rumah ini bisa menjadi tempat istirahat setelah para peziarah mencari dan menemukan kesembuhan jasmani maupun rohani di sendang ini," katanya, sambil merujuk pada Sendangsono.
Wisma Siloam telah melayani ratusan peziarah termasuk beberapa dari Amerika Serikat, Jepang, Kanada, Malaysia, Singapura, dan Thailand.

PWI Reformasi Bersuara Lantang

Pernyataan Sikap
Pernyataan Sikap Koornas PWI-Reformasi atas Keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam kasus gugatan perdata antara PT AAG dan Majalah TEMPO:
Berdasarkan AD/ART PWI-Reformasi, Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) PWI-Reformasi, dan Hasil Kongres Luar Biasa di Subang, Jawa Barat, 2007, di antaranya mengamanatkan kepada pengurus Koornas, untuk melakukan berbagai upaya agar bangkitnya kekuatan ke-4 dalam demokrasi, antara lain melalui berpegang teguh kepada prinsip dan elemen jurnalisme, meningkatkan perhatian kepada liputan investigasi, reportase yang dalam, memotivasi tumbuhnya media alternatif.
Maka pada penghujung 2007, kami telah memberikan penghargaan dan apresiasi yang dalam kepada Sdr. Metta Dharmasaputra, wartawan TEMPO sebagai JOURNALIST of THE YEAR 2007, atas prestasi liputannya indikasi penggelapan pajak oleh PT AAG, yang mencapai Rp 1,3 triliun.
Terhadap hal tersebut kami menilai bahwa: liputan TEMPO telah memenuhi kaedah jurnalistik.
Atas keputusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, yang menjatuhkan vonis bersalah terhadap TEMPO, denda Rp 50 juta, plus pernyataan bersalah di tiga media nasional selama tiga hari berturut-turut, menjadi sebuah fakta bahwa kriminalisasi terhadap pers makin nyata adanya.
Keputusan itu, telah mengebiri kesempatan bagi media berpihak kepada warga, sekaligus mengebiri liputan dan reportase dalam terhadap indikasi penyalah-gunaan anggaran, kolusi dan korupsi, yang di banyak lini, memang terindikasi kian menjad-jadi di negeri ini.
Kami menghimbau, kepada segenap insan pers untuk bersatu padu menghadapi setiap ancaman terhadap jurnalis dan media, termasuk dari kooptasi kepentingan kekuasaan dan uang; membuat esensi kerja jurnalistik kian pudar, menabalkan media menjadi ranah kehumasan yang menghamba bukan kepada kebenaran.
Demikian surat pernyataan kami, untuk dapat menjadi perhatian dan mendapatkan dukungan warga sebagaimana adanya.
Terima kasih.
Jakarta, 10 September 2008
Koornas PWI-Reformasi
Narliswandi Piliang, Ketua
Dimmas Wibowo, Sekretaris
Manggala Wanabakti Ruang 212, Wing B
Telepon : 5746724
Mobile: 08128808108

Memorabilia


Kind hearts are the Gardens
Kind thoughts are the roots
Kind words are the blossoms
Kind deeds are the fruits

Sancta Anna

Chicago:If you love (not leave) me now?

If you love someone,
Set her free...

she comes back, she's yours,
if she doesn't, she never was....


THE NEW VERSIONS.....


Pessimist :

If you love someone,

Set her free ...

If she ever comes back, she's yours,

If she doesn't, as expected, she never was


Optimist :

If you love someone,

Set her free ...

Don't worry, she will come back.


Suspicious:

If you love someone,

Set her free ...

If she ever comes back,

ask her why.


Impatient:

If you love someone,

Set her free ...

If she doesn't come back within some time,

forget her


Patient:

If you love someone, Set her free ...

If she doesn't come back,

continue to wait until she comes back ...


Playful:

If you love someone,

Set her free ...

If she comes back, and if you love her still,

set her free again, repeat


C++ Programmer:

if(you-love(m_she)) /* m name of girlfriend */

m_she.free()

if(m_she == NULL)

m_she = new C_she; :: dont get it!! ::


Animal-Rights Activist :

If you love someone,

Set her free,

In fact, all living creatures deserve to be free!!


Bill Gates:

If you love someone,

Set her free,

If she comes back,

I think we can charge her for re-installation fees; but tell her

that she's also going to get an upgrade.


Biologist:

If you love someone,

Set her free,

She'll evolve.


Statisticians:

If you love someone,

Set her free,

If she loves you,

the probability of her coming back is high

If she doesn't,

your relation was improbable anyway


Schwarzenegger's fans :

If you love someone,

Set her free,

SHE'LL BE BACK!


Over possessive person :

If you love someone

don't set her free


HR specialist:

If you love someone

set her free

by Offering her VSS and other benefits

Then outsource her.


MBA:

If you love someone

set her free instantaneously

and look for others simultaneously


Psychologist

If you love someone

set her free

If she comes back her super ego is dominant

If she doesn't come back her id is supreme

If she doesn't go, she must be crazy.


Somnabulist:

If you love someone

set her free

If she comes back it's a nightmare

If she doesn't, you must be dreaming.


ERP functional expert :

If you love someone

set her free

If she comes back,

map her into your system

If she doesn't,

carry out a gap-fit analysis


Finance expert:

If you love someone

set her free

If she comes back,

it's time to look for fresh loans

If she doesn't,

write her off as an asset gone bad.


Marketing Specialist:

If you love someone

set her free

If she comes back

she has brand loyalty

If she doesn't,

reposition the brand in new market


Development side:

If you love someone,

Set her free...

If she comes back,

then you can go to the next stage.

If she doesn't, the pattern is reject.


Happy Valentine Everyone.

cheers,

elizabeth

Tertawa Menyegarkan Jiwa

Tertawa memberi andil pada pengurangan berat badan, lho. Ini dibuktikan para peneliti bionutrisi dari Vanderbilt University Nashville, Tennesse, AS.


Penelitian dilakukan pada 45 responden dengan menonton sebuah film komedi. Hasilnya, tertawa lepas tanpa beban selama 10-15 menit dapat membakar hingga 50 kalori, sehingga membuat berat badan turun secara bertahap.


Jika dilakukan setiap hari, maka dalam satu tahun Anda bisa menurunkan berat badan hingga 2 kg. Lumayan, kan. Hati senang, berat kurang.

Negative Thingking, No More Please!


Sembilan Jurus Hentikan Berpikir Negatif

Untuk sebagian besar dari kita, berpikir negatif mungkin sudah menjadi bagian dari diri. Ketika hal-hal tidak sesuai rencana, kita dengan mudah merasa depresi dan tidak bisa melihat sisi baik dari kejadian tersebut…

Berpikiran negatif tidak membawa kemana-mana, kecuali membuat perasaan tambah buruk, yang lalu akan berakibat performa kita mengecewakan. Hal ini bisa menjadi lingkaran yang tidak berujung.


Jessica Padykula menyarankan sembilan teknik untuk mencegah dan mengatasi pikiran negatif yang adalah sebagai berikut:


1. Hidup di saat ini.
Memikirkan masa lalu atau masa depan adalah hal yang sering membuat kita cemas. Jarang sekali kita panik karena kejadian masa sekarang. Jika Anda menemukan pikiran anda terkukung dalam apa yang telah terjadi atau apa yang belum terjadi, ingatlah bahwa hanya masa kini yang dapat kita kontrol.


2. Katakan hal positif pada diri sendiri
Katakan pada diri Anda bahwa Anda kuat, Anda mampu. Ucapkan hal tersebut terus-menerus, kapanpun. Terutama, mulailah hari dengan mengatakan hal positif tentang diri sendiri dan hari itu, tidak peduli jika hari itu Anda harus mengambil keputusan sulit ataupun Anda tidak mempercayai apa yang telah Anda katakan pada diri sendiri.


3. Percaya pada kekuatan pikiran positif
Jika Anda berpikir positif, hal-hal positif akan datang dan kesulitan-kesulitan akan terasa lebih ringan. Sebaliknya, jika Anda berpikiran negatif, hal-hal negatif akan menimpa Anda. Hal ini adalah hukum universal, seperti layaknya hukum gravitasi atau pertukaran energi. Tidak akan mudah untuk mengubah pola pikir Anda, namun usahanya sebanding dengan hasil yang bisa Anda petik.


4. Jangan berdiam diri.
Telusuri apa yang membuat Anda berpikiran negatif, perbaiki, dan kembali maju. Jika hal tersebut tidak bisa diperbaiki lagi, berhenti mengeluh dan menyesal karena hal itu hanya akan menghabiskan waktu dan energi Anda, juga membuat Anda merasa tambah buruk. Terimalah apa yang telah terjadi, petik hikmah/pelajaran dari hal tersebut, dan kembali maju.


5. Fokus pada hal-hal positif.
Ketika kita sedang sedang berpikiran negatif, seringkali kita lupa akan apa yang kita miliki dan lebih berfokus pada apa yang tidak kita miliki. Buatlah sebuah jurnal rasa syukur. Tidak masalah waktunya, tiap hari tulislah lima enam hal positif yang terjadi pada hari tersebut. Hal positif itu bisa berupa hal-hal besar ataupun sekadar hal-hal kecil seperti 'hari ini cerah' atau 'makan sore hari ini menakjubkan' . Selama Anda tetap konsisten melakukan kegiatan ini, hal ini mampu mengubah pemikiran negatif Anda menjadi suatu pemikiran positif. Dan ketika Anda mulai merasa berpikiran negatif, baca kembali jurnal tersebut.


6. Bergeraklah
Berolahraga melepaskan endorphin yang mampu membuat perasaaan Anda menjadi lebih baik. Apakah itu sekadar berjalan mengelelingi blok ataupun berlari sepuluh kilometer, aktifitas fisik akan membuat diri kita merasa lebih baik. Ketika Anda merasa down, aktifitas olahraga lima belas menit dapat membuat Anda merasa lebih baik.


7. Hadapi rasa takutmu
Perasaan negatif muncul dari rasa takut, makin takut Anda akan hidup, makin banyak pikiran negatif dalam diri Anda. Jika Anda takut akan sesuatu, lakukan sesuatu itu. Rasa takut adalah bagian dari hidup namun kita memiliki pilihan untuk tidak membiarkan rasa takut menghentikan kita.


8. Coba hal-hal baru
Mencoba hal-hal baru juga dapat meningkatkan rasa percaya diri. Dengan mengatakan ya pada kehidupan Anda membuka lebih banyak kesempatan untuk bertumbuh. Jauhi pikiran 'ya, tapi…'. Pengalaman baru, kecil atau besar, membuat hidup terasa lebih menyenangkan dan berguna.


9. Ubah cara pandang
Ketika sesuatu tidak berjalan dengan baik, cari cara untuk melihat hal tersebut dari sudut pandang yang lebih positif. Dalam setiap tantangan terdapat keuntungan, dalam setiap keuntungan terdapat tantangan.

Nyusu Sebelum Tidur, Joss Gandhoos!

JIKA semasa kecil, ibu Anda sering memberi segelas susu hangat sebelum tidur malam, ia memang mengerti apa yang Anda butuhkan . Susu merupakan minuman yang kaya nutrisi dan akan membuat Anda tidur lebih nyenyak dan tenang.

Nah, menurut spesialis kesehatan umum dari Mayo Clinic Kenneth Berge, M.D, susu dan produk turunannya memang bisa dijadikan solusi dalam membantu Anda tidur nyenyak. Susu adalah salah satu sumber terbaik tryptophan, sejenis asam amino yang akan diubah tubuh menjadi dua jenis hormon yang membantu tidur yakni melatonin dan serotonin. Jenis makanan lain yang mengandung tryptophan adalah oat, pisang, daging unggas dan kacang.

Untuk membantu serta memperbesar peluang tidur nyenyak, Kenneth Berge juga menyarankan untuk mengonsumsi cemilan ringan dan sehat dengan komposisi terbesar karbohidrat dan sedikit protein. Kombinasi karbohidrat tinggi dan sedikit protei ini diyakini akan meningkatkan kemampuan tryptophan pada otak Anda, yang tentu membantu menghasilkan lebih banyak melatonin dan serotonin.

Berikut adalah contoh cemilan sehat yang membantu tidur :
* Semangkuk kecil oatmeal atau sereal dengan susu rendah lemak
* Yogurt dengan granola sprinkled
* Setengah porsi bagel atau crackers dengan selai kacang , 1 ons keju atau selembar deli turkey
* Irisan apel dengan 1 ons keju


Hindarilah terlalu banyak memakan protesin sebelum waktu tidur. Makanan yang kaya protein juga mengandung tyrosine, asal amino yang merangsang aktivtas otak.

Makanan yang harus dihindari jelang tidur :
* Makanan berat dan gurih, terutama jika Anda rentan terhadap heatburn atau nyeri ulu hati dan kepanasan seperti ditusuk-tusuk. Makan terlalu banyak juga bisa membuat Anda tidak nyaman secara fisik ketika tidur.
* Jangan banyak minum. Memasukkan banyak cairan ke dalam tubuh sebelum tidur akan membuat Anda bangun dan terjaga berulang kali karena harus ke kamar kecil .
* Alkohol. Meskipun awalnya akan membuat Anda ngantuk , alkohol dapat menyebabkan tidur tidak nyenyak dan membuat Anda terjaga.
* Kafein. Layaknya stimulan, kafein meningkatkan aktivitas sistem syaraf Anda yang menyebabkan Anda justru sulit tidur.

Sumber : Mayo Clinic
Tidur yg ternyaman adalah: saat bangun ada orang tercinta di samping..